IBX59D0FE58EFDC8 Sahabat yang Baik Menikmati Sumatera-Daihatsu Terios

Catatan Patrick Galugu

advertisement

Sahabat yang Baik Menikmati Sumatera-Daihatsu Terios

17 Nov 2012 - 14:58 WIB

Hai… Sahabat petualang, dalam penulisan blog kali ini, saya akan mereview petualangan tim Terios 7 Wonders dari opening seremonial, hari pertama hingga hari ke-14. Petualangan terbalut dalam sebuah petualangan seru tim Jurnalis beserta Daihatsu. Selama perjalanan, tim Terios 7-Wonders akan mengunjungi 7 spot kopi yang terkenal di Sumatera. Dalam perjalanan SUV 7-Seater Terios, benar-benar teruji ketangguhannya di medan yang menyuguhkan karakter jalan yang bervariasi. Namun berkat ground clereance yang tinggi disertai dengan performa mesin 3SZ-VE DOHC VVT-I 1.495cc, kenyamanan berkendarapun dapat diraih. Begitu pula dengan kenyamanan di dalam kabin. Steering wheels with audio switch, menjadi salah satu fitur penunjang kenyamanan selama berkendara. 3 mobil Opening Ceremonial Petualangan Terios 7-Wonders dimulai tanggal 10/10/2012, disaksikan oleh jajaran manajemen dan staf Astra Daihatsu Motor. Tim petualang terdiri dari 10 orang, mereka menjelajahi keindahan alam pulau sumatera dengan tiga unit Daihatsu Terios TX-AT (2 unit) dan Terios

 

MT (1unit). Opening Ceremonial Misi Terios 7-Wonders Misi utama perjalanan tim Terios 7-Wonders adalah menggugah mata dunia akan kekayaan alam Indonesia khususnya Pulau sumatera. Perjalanan inifokus pada eksplorasi keindahan alam Sumatera hingga titik nol kilometer di Sambang. Selain keindahan alam, tim juga melakukan aktivitas CSR dengan memberikan bantuan kepada Posyandu binaan dan memberikan bantuan kepada UMKM di wilayah Bengkulu dan Medan. Tema Sumatera Coffee Paradise adalah Tema dari perjalanan tim Terios 7-Wonders. Di beberapa tempat, tim selalu mendapatkan suguhan kopi yang nikmat. RutePerjalanan Tim 7-Wonders Berikutadalah peta rutetim 7-Wonders dari Jakartahingga sampaidi sabang menggunakan tiga unitDaihatsu Terios TX-AT (2 unit)dan Terios MT (1unit). Peta berikutadalah peta asli yangsaya copy dari website daihatsu,saya menambahkan teks nama tempat yang dilaluidalam shapes bentuk segi empat, supaya pembacadengan mudah mencerna lokasi yang dilalui. Sumatera Coffee Paradise Sesuai dengan tema yang mengusung perjalan tim “Sumatera Coffee Paradise,” maka sepanjang tim singgah di titik tertentu maka mereka pasti menikmati kopi. Merujuk tulisan di website Daihatsu Indonesia,ada tujuh spot kopi penghasil kopi yang dikunjungi tim, Liwa (Lampung), Lahat, Pagar Alam, Empat Lawang, Curup -Kepahiang, Mandailing Natal dan Takengon. Sahabat petualang, Pasti kamu tahu kopi luwak kan? Kopi luwak asli dari Indonesia. Kopi Luwak adalah seduhan kopi menggunakan biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak/musang kelapa. Biji kopi ini diyakini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak. Kemasyhuran kopi ini di kawasan Asia Tenggara telah lama diketahui, namun baru menjadi terkenal luas di peminat kopi gourmet setelah publikasi pada tahun 1980-an. Biji kopi luwak adalah yang termahal di dunia, mencapai USD 100 per 450 gram.

Ada pengalaman menarik saat tim tiba di Liwa. Tim bertemu dengan M. Khodis, seorang penyuluh pertanian yang memiliki pabrik pengolahan kopi.Khodis memaparkan biji kopi yang diolah berasal dari dari petani kopi di sekitar daerah tersebut. Ada dua macam kopi yang sudah dikembangkan, yaitu kopi beraroma ginseng dan kopi beraroma pinang.Cara mengolah kopinya sama saja. Pertama biji kopi digrading dulu jadi 3 bagian sesuai ukuran.Khodis memaparkan biji kopi yang diolah berasal dari dari petani kopi di sekitar daerah tersebut. Ada dua macam kopi yang sudah dikembangkan.Makin besar biji kopi itu berarti makin baik kualitasnya. Kemudian biji kopi yang sudah terpisah sesuai kualitasnya dimasukkan ke mesin oven (sangrai) dan dicampur dengan potongan-potongan kecil pinang atau ginseng. Tentu saja serpihan kecil ini sudah dipilih dan melalui proses pengeringan. Sama dengan biji kopi yang akan disangrai. kopi_emas Kopi adalah salah satu komoditas andalan kabupaten Empat Lawang, tutur H. Budi Antoni Aljufri Bupati Empat Lawang ketika mengobrol dengan tim 7-Wonders. Sahabat petualang,Kopi di Empat Lawang memang berbeda. Kopi ini merupakan hasil percampuran Arabica dan Robusta. Wujud aslinya Robusta tapi aromanya Arabica. Di rumah salah seorang pemilik pengolahan kopi bernama Anang, sistem pengolahan kopi sudah tertata dengan rapi. Dan tak hanya kopi saja tapi beberapa panganan ringan dari pisang, singkong juga diproduksi. Malah tak hanya itu madu hutan pun juga diproduksinya.

Alam Sumatera yang Mempesona Di temani oleh

“Mobil Sahabat Petualang- Daihatsu Terios”

Sahabat petualang, selain menikmati nikmatnya kopi Luwak, Robusta, Arabika, serta kopi pencampuran antara Robusta dan Arabika. Tim juga tak melewatkan momen indah menikmati alam Sumatera yang eksotis di abadikan dalam foto. Bisa menjadi referensi bagi anda yang merencanakan berlibur ke Sumatera. 1. Danau Ranau Suasana danau Ranau. Danau Ranau adalah danau terbesar ke dua di Sumatera. Danau Ranau Danau ini terletak di perbatasan Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Provinsi Sumatera Selatan. Tercipta dari gempa besar dan letusan vulkanik dari gunung berapi yang membuat cekungan besar. Berbagai jenis tanaman termasuk semak belukar yang secara lokal dikenal sebagai Ranau, tumbuh di tepi danau dan sisa-sisa gunung menjadi Gunung Seminung, yang berdiri menjulang di samping danau yang memiliki air bersih ini. 2. Gunung Dempo 7e0ad75e50cc52865a8156d9bc9881a2_kopi-tradisional-empat-lawa Foto ini adalah foto yang diabadikan oleh jurnalis Daihatsu. Terlihat kebun teh dan gunung Dempo yang tertutup awan. 3. Tempat Bersejarah bung Karno dan Ibu Fatmawati Rumah Pengasingan Bung Karno Sahabat petualang, di bangku sekolah kamu pastinya mengetahui tentang pengasingan Ir. Soekarno di Bengkulu pada 1938-1942. Nah, rumah kediaman tempat pengasingan presiden pertama Indonesia ini layak untuk menjadi pilihan yang tidak boleh dilewatkan saat sahabat menyambangi Bengkulu. Saat ini bangunan lamanya masih dipertahankan seperti awalnya, hanya saja pada 2006 Pemprov Bengkulu menambahkan bangunan bernama Persada Bungkarno yang berfungsi sebagai museum, perpustakaan, ruang pertemuan, dan gedung pertunjukan. Untuk masuk ke rumah Bung Karno ini, Anda dikenakan biaya Rp2.500,-. Rumah Pribadi Ibu Fatmawati Soekarno Putri Yang ke dua, adalah rumah pribadi ibu Fatmawati Soekarno Putri. 4.Pantai Pantai Panjang Bengkulu Pantai Panjang Bengkulu. Pantai panjang bengkulu adalah objek wisata yang sangat eksotiskarena hamparan pasir putihnya yang masih alami dapat membukainspirasi akan kebesaran yang maha kuasa.Pantai ini tepatnya berada disebelah barat Kota Bengkulu.Untuk mencapai lokasi yang hanya berjarak 1.5 km dari pusat kota ini dapat ditempuhdengan naik Sado atau Delman yang merupakanangkutan tradisionil yang ada di Kota Bengkulu.Sambil menyelusuri pantai kita dapat menikmati matahari terbenam (Sunset) pada sore harinya. Pantai Barat Bengkulu Utara Pantai Barat Bengkulu Utara. Terlihat tiga mobil daihatsu melewati pantai Barat Bengkulu Utara.Tahu tidak? Sahabat petualang, Pantai ini merupakan pantai denganpasir terpanjang di Indonesia. Denga garis pantai sekitar 7 km,di mana jarak antara garis pasang dan surutnya sekitar 500 m. Jarak yang cukup panjang dan di atas rata-rata pantai pada umumnya.Patut jadi catatan jika Anda ingin menikmati rute pantai barat Sumatera hal yang harus diperhatikan adalah minimnya jumlah POM Bensin.Sehingga rasanya perlu membawa jerigen cadangan bensin minimal 10 liter.Jangan pernah ambil resiko mengisi bensin hingga kondisi seperempat tangki.Siapa tahu POM Bensin tutupatau habis akan merepotkan. Kondisi jalanan yang lumayan ekstrem demi keamanan hindari perjalanan di malam hari. CSR Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (selanjutnya dalam artikel akan disingkat CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan. CSR Daihatsu di Posyandu Tim melakukan aksi CSR dengan penyerahan bantuan kepada dua posyandu dan lima UMKM dilakukan di dialer Daihatsu, Jalan Sisingamangaraja No. 170, Medan. Kedua Posyandu Binaan yaitu Posyandu Kenanga 1 dan Mawar XII. Sedangkan UMKM yang mendapat bantuan adalah Wolken (pembuat bantal+guling), Keripik Pisang Bu Nur, Keripik Cap Merak, Berkat Rahmat dan juga Sirup Markisa Brastagi Bee. Total bantuan program ini nilainya mencapai lebih dari Rp 200 juta. Selesai kegiatan di dealer Daihatsu, tim juga langsung ke lokasi Posyandu Kenanga yang berada di Kantor Kelurahan Pasar Merah Barat, Kecamatan Medan Kota. Dalam melakukan aksi tersebut tim 7-Wonders ditemani oleh Edy Susanto-Kepala Cabang PT Astra Internasional Daihatsu Medan (AIDM), Akmal Sukmajaya - Corporate IT Div. Head ADM dan juga Asjoni - CSR Dept. Head ADM bersama tim CSR ADM. Sebelumnya, Daihatsu juga melakukan aksi CSR di Bengkulu yang kemudian dikunjungi oleh tim 7-Wonders. Ada lima posyandu yang menerima bantuan adalah Anak Bangsa, Mekar Sari, Damai, Flamboyan dan Candra. Sedangkan UMKM yang mendapat bantuan adalah Tiara, Ikan Pais “Ibu Jumi”, Jepara Maju, Keripik Ikan EZ dan Kopi Bubuk Mandela. Ketangguhan Terios Menghadapi Jalan yang Rusak Sahabat petualang, Ketangguhan Terios benar-benar teruji saat berada di Mandailing Natal, kondisinya tak stabil. Sebagian mulus sebagian lagi rusak parah karena perbaikan jalan yang belum juga selesai. Bekas jembatan yang putus karena banjir bandang sudah diperbaiki. Menghadapi Jalan di Mandailing Walaupun tim berhati-hati, ternyata kecelakaan tak bisa dihindari. Salah satu Terios yang tim kendarai tiba-tiba slip di salah satu tikungan menjelang Tarutung. Padahal saat itu sedang tidak ngebut. Stir Terios tak mau belok dan meluncur lurus dan berhenti setelah menyenggol semak belukar. Semua rombongan berhenti dan langsung melakukan evakuasi di tengah hujan turun. Mereka kemudian menggunakan peralatan recovery yaitu strap (tali) untuk menarik mobil. Tak sampai 15 menit, hup! Terios pun kembali ke jalan raya. Cek sana cek sini… aman! Hanya penyok di ujung samping sebelah kiri depan. Dan bagian dalam lampu utama ada yang pecah. Meskipun lampu tetap berfungsi normal. Etape dari Bengkulu menuju Bukittinggi melalui Muko-Muko Padang menguji fisik dan stamina tim dalam berkendara. Petualangan melalui rute pantai barat memang berbeda, tikungan-tikungan tajam. Tetapi performa 3 terios yang dikendarai tetap mantap. Walaupun tim menyiksanya untuk melahap rute yang dilalui. Memang terbukti mobil SUV 7-Seater Terios menjadi:

“Mobil Sahabat Petualang”

Akhir Petualangan Perjalanan panjang tim Terios 7-Wonders sepanjang 3.657 km selama 15 hari berakhir di tugu “Nol” Kilometer tepat pukul 12.48 WIB (24/10). Setelah beristirahat semalam di Banda Aceh, pagi-pagi tim segera bergegas menuju pelabuhan ferry Ulee Lheue. Para sahabat yang juga offroader dari Banda Aceh mengingatkan jika jadwal kapal ke Sabang agak ajaib. Bisa dipercepat jika penumpangnya padat. Kebetulan perjalanan ini mendekati hari raya Idul Adha atau Lebaran Haji. Banyak penduduk Aceh yang pulang kampung. Dari Sabang ke Banda Aceh atau sebaliknya Banda Aceh ke Sabang. Sampai di pelabuhan ferry Balohan - Sabang sekitar pukul 11 siang. Tim segera menuju kota Sabang.Akhirnya tiga unit Daihatsu Terios (2 matik dan 1 manual) berhasil tim bawa mencapai titik “Nol” kilometer di ujung pulau Weh, Provinsi Aceh Nanggroe Darussalam pada pukul 12.48 WIB. Perjalanan yang penuh pengalaman menarik selama 15 hari yang dimulai dari VLC Sunter Jakarta dengan total jarak 3.657 km berakhir sudah. Di Sabang, rombongan Terios 7-Wonders sudah ditunggu oleh para petinggi PT Astra Daihatsu Motor (ADM) antara lain, Amelia Tjandra, Rio Sanggau, Elvina Afny, Guntur Mulja dan beberapa wartawan nasional dari Jakarta yang diajak khusus menyaksikan peristiwa bersejarah ini. Anggota tim 7-Wonders yang terdiri dari Tunggul Birawa (leader), Insuhendang, Bimo S Soeryadi, Ismail Ashland, Aseri, Toni, Arizona Sudiro, Endi Supriatna, Enuh Witarsa, David Setyawan (ADM), Rokky Irvayandi (ADM) mendapat ucapan selamat dari yang hadir di tugu “Nol” Kilometer. “Selamat! Terima kasih tim Terios 7-Wonders sudah berhasil mennyelesaikan seluruh etape perjalanan panjang ini tanpa ada kendala berarti. Terbukti Terios adalah SUV yang tangguh!” komentar Amelia Tjandra Direktur Marketing PT ADM. Seremoni singkat menandai berakhirnya ekspedisi ini dilakukan di Tugu “Nol” Kilometer. Plakat Terios 7-Wonders yang dibawa tim diserahkan oleh Tunggul Birawa selaku komandan tim kepada Amelia Tjandra. Selanjutnya plakat ini diserahkan kepada dr. Togu yang mewakili pemda Sabang. Plakat ini akan ditanam di lokasi yang memang sudah disediakan di sekitar lokasi tugu Nol Kilometer. Ucapan Syukur Tim 7-Wonders Sebagai rasa syukur akan keberhasilan program Terios 7-Wonders Sumatera Coffee Paradise. PT ADM dan juga tim menyerahkan 3 ekor sapi untuk dijadikan hewan kurban. Salah satu petinggi ADM mengatakan 3 ekor sapi yang disumbangkan melambangkan 3 terios yang tim

bawa dari Jakarta hingga Aceh.  Sahabat Petualang, demikianlah ulasan petualangan tim7-Wonders di Sumatera. Sampai ketemu di petualangan tim di lokasi menakjubkan lainnya.

 


TAGS   Sumatera / 7 Wonders / Mobil Sahabat Petualang / Terios 7 Wonders / Sahabat Petualang / Coffe Paradise / 3 terios / tim 7-Wonders berkurban /

>