IBX59D0FE58EFDC8 Hotel-Hotel di Bali Tetap Penuh Walau Gunung Agung Berstatus Awas

Catatan Patrick Galugu

advertisement

Hotel-Hotel di Bali Tetap Penuh Walau Gunung Agung Berstatus Awas

1 Oct 2017 - 20:33 WIB

 Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo/detikcom

Sahabat traveler, lima negara telah mengeluarkan himbauan resmi mengenai status awas Gunung Agung, yaitu Singapura, Australia, Amerika Serikat, Inggris, dan Selandia Baru. Ternyata, himbauan tersebut belum berpengaruh terhadap kunjungan wisata ke Bali.

 

Gubernur Bali I Made Mangku Pastika mengatakan bahwa status awas Gunung Agung belum terlalu mempengaruhi kunjungan wisata ke Pulau Bali, usai mengikuti rapat kabinet terbatas membahas antisipasi peningkatan aktivitas Gunung Agung dan laporan perkembangan Gunung Sinabung, di Kantor Presiden (28/9).

 

Dikutip dari Detik.com (1/10/2017), Mangku Pastika mengatakan, “Pariwisata masih penuh, hanya yang saya anjurkan jangan mendekati tempat bahaya, itu saja. Masih ada itu, saya lihat. Tapi saya himbau kepada mereka semua, terutama yang senang wisata petualangan. Justru dia ingin lihat. Kalau bisa mereka stay away dari daerah itu.”

 

Lebih lanjut, Mangku Pastika mengungkapkan bahwa belum ada (penurunan), walaupun ada travel warning. Pesawat tetap penuh, hotel juga tetap penuh. Wisatawan melihat sendiri apa yang terjadi di Bali. Memang kadang berita itu kan gede-gede banget, serem-serem amat. Menurutnya tidak terlalu seram.

 

Sampai saat ini, Bali masih dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. 

 

Apabila sahabat traveler sedang berencana ke Bali, tetap pantau berita tentang Gunung Agung, supaya lebih bijaksana dalam mengambil keputusan, karena berhubungan dengan keselamatan diri sendiri.

 

Tulisan ini juga saya posting di blog saya.


TAGS   gunung agung / travel / bali /

>